SEKAPUR SIRIH
Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan Nikmat, Taufik dan Hidayah-Nya. Selamat datang di Website Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar yang pada akhirnya hadir dengan tampilan terbaru untuk masyarakat yang ingin mendapatkan informasi seputar pertanian, pangan dan perikanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
PROFIL KEPALA DINAS
Nama : Ir. SITI MAISYAROCH, M.Si.
Nip : 19640525 198912 2 001
Gol : IV/c
Profil Pejabat Struktural
Dinas Pertanian, Pangan dan
Perikanan Kabupaten Karanganyar
TUJUAN DAN SASARAN
TUJUAN :
Meningkatkan kualitas dan kuatitas produksi pertanian dan ketahanan pangan
SASARAN :
- Meningkatnya produksi pertanian
- Meningkatnya ketersediaan pangan
- Meningkatnya Produksi Perikanan
Struktur
TUGAS POKOK DAN FUNGSI
KEPALA DINAS
Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang pertanian, bidang pangan, dan bidang kelautan dan perikanan sub bidang perikanan. Baca lebih lanjut
SEKRETARIAT
Sekretariat adalah unsur pembantu Kepala Dinas. Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Baca lebih lanjut
BIDANG
Bidang adalah unsur pembantu Kepala Dinas. Baca lebih lanjut
JABATAN FUNGSIONAL
Kelompok Jabatan Fungsional ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari tenaga fungsional yang terbagi dalam kelompok sesuai dengan bidang keahliannya. Baca lebih lanjut
LINK TERKAIT

PPID

LPSE REPORT

PRODUK HUKUM

OPEN DATA
INFORMASI
Dispertan PP Karanganyar Siapkan Pengendalian Hama Tikus Berbasis Predator Alami pada 2026
Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menyiapkan penguatan pengendalian hama tikus di lahan pertanian melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu langkah yang diproyeksikan berjalan pada tahun 2026 adalah pemanfaatan predator alami berupa burung hantu melalui pengadaan Rumah Burung Hantu (Rubuha) beserta burung hantu.
Pengendalian hama tikus selama ini masih menghadapi tantangan di lapangan. Pelaksanaan gropyokan belum berjalan merata dan konsisten di seluruh wilayah, sehingga hasil pengendalian belum optimal. Selain itu, pola tanam yang tidak serentak pada beberapa lokasi berpotensi menyediakan ruang persembunyian dan sumber pakan yang membuat populasi tikus lebih sulit ditekan. Di sisi lain, kondisi tikus yang semakin adaptif juga membuat metode pengendalian tertentu kurang efektif apabila tidak diimbangi dengan strategi yang lebih beragam.
Sebagai tindak lanjut, Dispertan PP menyiapkan program Rubuha sebagai upaya pengendalian yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada cara-cara yang berisiko terhadap lingkungan. Tahap awal direncanakan dalam bentuk percontohan di setiap kecamatan. Target awalnya, setiap kecamatan memperoleh satu Rubuha dan satu pasang burung hantu. Hasil percontohan akan menjadi bahan evaluasi sebelum pengembangan dilanjutkan ke wilayah pertanian lain sesuai kebutuhan.
Selain langkah tersebut, Dispertan PP juga menyalurkan dukungan pengendalian tikus berupa emposan tikus dan belerang untuk membantu petani di wilayah terdampak. Untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lainnya, termasuk Wereng Batang Cokelat (WBC), Dispertan PPmengajukan dukungan sarana pengendalian kepada Kementerian Pertanian berupa bantuan pestisida sesuai ketentuan.
Berdasarkan laporan lapangan, tingkat kerusakan akibat serangan hama di Kabupaten Karanganyar saat ini masih dalam kategori rendah. Namun demikian, pada November 2025 tetap tercatat adanya luasan serangan pada beberapa OPT, yaitu hama tikus sekitar 5 hektare, WBC sekitar 13 hektare, blast sekitar 4 hektare, dan Iji sekitar 22 hektare.
Dispertan PP menghimbau kelompok tani untuk memperkuat pengendalian terpadu melalui pola tanam yang lebih serempak, pelaksanaan gropyokan bersama secara terjadwal, serta menjaga kebersihan lahan dan pematang. Sinergi pengendalian di tingkat wilayah diharapkan mampu menekan perkembangan OPT sekaligus menjaga produktivitas pertanian.
ANGGARAN & KEUANGAN
Program dan Kegiatan
Harga Pangan
TANAMAN PANGAN

PETERNAKAN

HORTIKULTURA
LAINNYA



